4 Perubahan Alami pada Perkembangan Anak Usia 3 Tahun

4 Perubahan Alami pada Perkembangan Anak Usia 3 Tahun

  • August 8, 2020

Tahap perkembangan anak tentunya melewati beberapa fase. Tidak jarang  setiap tahap perkembangan yang dicapai anak memiliki tantangannya tersendiri. Menginjak usia 3 tahun si kecil tidak hanya sudah lancar berbicara, namun juga sudah bisa mengungkapkan pendapatnya dengan jelas. Ini 4 perubahan alami pada perkembangan anak usia 3 tahun.

  1. Anak Mulai Belajar Berinteraksi dengan Orang Lain

Pada tahap perkembangan anak usia dua tahun, anak sudah mulai bisa bermain “bersama” anak-anak lain. Anak mulai mau duduk bersama tetapi asyik dengan mainannya sendiri.

Beranjak pada usia  3 tahun anak mulai menunjukkan bahwa ia sudah dapat bermain sekaligus berinteraksi dengan teman sebayanya. Interaksi ini tentu tidak bebas dari konflik. Di waktu yang bersamaan anak mulai menyadari adanya konflik dan mulai belajar menyelesaikannya.

  1. Anak Mulai Belajar Menyelesaikan Konflik

Belajar menyelesaikan konflik adalah salah satu fase perkembangan anak di usia 3 tahun yang cukup penting. Di tahap ini anak akan tahu ketika konflik terjadi dan berusaha menyelesaikannya dengan caranya sendiri, seperti mendorong, merebut, menangis karena mereka belum tahu cara yang boleh atau tidak boleh dilakukan.

Di usia ini anak cenderung belum tentu bisa menahan diri untuk melakukan hal-hal semacam itu. Sehingga, penting bagi orang tua untuk memberi contoh cara menghadapi konflik kepada anak juga mengajak anak berbicara tentang resolusi konflik yang telah mereka lakukan.

  1. Anak Mulai Mengenal Beragam Emosi

Menginjak usia 3 tahun anak mulai memahami dan mampu merasakan berbagai jenis emosi namun, belum pandai untuk mengontrolnya. Sehingga, tidak jarang tahap ini anak suka spontan tertawa melihat hal yang menurut mereka lucu dan spontan berteriak ketika mereka merasa kecewa.

Pada dasarnya anak akan belajar merespon situasi dengan cara mencontoh orang dewasa di sekitarnya. Disini peran ibu sangat penting sebagai contoh yang baik bagi anak dalam menghadapi situasi yang tidak mengenakkan baginya.

  1. Perkembangan Fisik Semakin Pesat

Menginjak usia 3 tahun fisik anak berkembang semakin seimbang dan dapat bergerak dengan mantap. Anak sudah lebih terkoordinasi saat berlari, memanjat, dan melakukan aktivitas lain yang melibatkan otot besar pada tubuhnya.  Pada masa ini koordinasi otot anak semakin mengalami perkembangan.

Untuk membantu perkembangan keterampilan fisik anak di usia ini ibu bisa mengajak anak melakukan kegiatan-kegiatan sederhana. Seperti dengan meletakkan hula hoop dekat dari si Kecil dan dorong ia untuk melempar bola ke dalam hula hoop tersebut. Perlahan-lahan tingkatkan jaraknya.

Pada setiap tahap pertumbuhannya, anak juga membutuhkan dukungan dari kedua orang tua agar setiap perkembangan fisik anak berjalan  lebih optimal.  Itulah beberapa perubahan alami yang sering terjadi pada perkembangan anak usia 3 tahun. Tugas Ibu hanya memastikan bahwa anak mampu belajar banyak dari fase ini dengan bimbingan dan contoh dari orang tuanya.