7 Karakteristik Tanaman Kopi Robusta

7 Karakteristik Tanaman Kopi Robusta

  • July 29, 2020

Kopi Robusta adalah jenis kopi yang paling banyak dikonsumsi di Indonesia. Jenis kopi ini banyak ditanam oleh mayoritas petani karena mudah tumbuh di segala kondisi. Jenis kopi ini mampu ditanam di kebun maupun hutan antara ketinggian 300 hingga 1000 meter di bawah permukaan laut. Berikut adalah 7 ciri atau karakteristik dari tanaman kopi Robusta.

  1. Batang Pohon

Tanaman kopi Robusta biasanya batangnya kokoh dan menjulang lebih tinggi dari tanaman yang lain. Cabang untuk reproduksi atau wiwilan dari pohon ini cenderung tegak lurus. Cabang atau batang dari tanaman ini cukup lentur. Bentuk dari batang primer tersebut hampir mirip seperti tajuk atau payung karena saking lenturnya.

  1. Daun

Daunnya berbentuk seperti telur yang memiliki ujung runcing sampai tumpul. Ciri daunnya tumbuh di batang, cabang dan juga ranting. Daun pada batang dan cabang tumbuhnya tegak lurus dan bentuk daunnya berselang-seling. Untuk ranting, daun tumbuh di bidang yang biasanya. Daun pada kopi robusta biasanya tahan terhadap karat daun ataupun hama.

  1. Bunga

Tanaman ini mulai berbunga pada umur dua tahun. Bunga tumbuh di sekitar ketiak cabang utama atau batang. Setiap ketiak cabang terdapat tiga hingga empat susunan bunga. Bunga untuk kopi Robusta biasa mekar dan tumbuh di awal musim kemarau. Pada tanaman ini, bunga melakukan penyerbukan secara silang, berbeda dengan tanaman kopi Arabika.

  1. Buah Kopi

Buah pada tanaman kopi Robusta jika masih muda berwarna hijau. Baru kemudian setelah masak berubah menjadi merah. Buahnya akan tetap menempel kuat pada tangkainya meskipun telah matang. Petani biasanya dapat memanen buah dan bijinya antara sebelas hingga dua belas bulan.

  1. Akar

Akar pada tanaman ini cenderung tidak terlalu masuk ke dalam atau dangkal. Maka dari itu lebih disarankan untuk menanam di tanah yang kaya kandungan organik dan suhur. Karena akarnya yang tidak mendalam tersebut membuat tanaman ini sensitif terhadap kekeringan. Namun akarnya masih lebih tahan daripada kopi Arabika.

  1. Iklim dan Cuaca Tumbuh

Kopi ini termasuk ke dalam kopi yang mampu tumbuh di dataran rendah, maka dari itu tidak perlu iklim yang dingin untuk tumbuh. Suhu yang ideal untuk pertumbuhannya adalah 24 hingga 30 derajat celcius. Curah hujan yang mendorong suburnya tanaman ini adalah sekitar 2000 hingga 3000 milimeter per tahun.

  1. Rasa dan Bentuk Biji

Bentuk biji dari tanaman ini adalah bulat dan agak lebih kecil. Aroma yang dirasakan ketika kita menghirup baunya adalah sedikit berbau manis. Cita rasa dari biji kopi ini seperti coklat. Ketika diseduh dengan air panas, rasa dari kopi ini agak pahit. Berbeda dari Arabika yang memiliki aneka cita rasa.

Itu tadi adalah 7 karakteristik dari tanaman kopi robusta. Harga jual yang lebih murah membuat kopi ini banyak peredarannya dan peminatnya. Indonesia menjadi penghasil kopi Robusta terbesar selain Vietnam. Kopi jenis ini adalah kopi paling banyak yang menguasai 25 persen pasar kopi di dunia.

Tips Hemat Belanja Online Saat Musim Promo

3 Tips Hemat Belanja Online Saat Musim Promo

  • July 21, 2020

Belanja online menjadi solusi terbaik bagi Anda yang tidak sempat untuk berbelanja secara langsung. Entah karena kesibukan, atau karena jarak pusat perbelanjaan yang jauh. Bahkan beberapa bulan terakhir aktivitas belanja online semakin meningkat seiring himbauan pemerintah untuk di rumah saja agar rantai penyebaran virus Covid-19 bisa diputus. Belum lagi dengan adanya promo 17 Agustus nanti, yang tentu saja membuat masyarakat antusias berbelanja online.

Produk incaran Anda bisa jadi dijual dengan harga terjangkau sehingga memungkinkan Anda untuk berbelanja dalam jumlah banyak. Benar, Anda akan mendapatkan banyak produk dengan harga miring, hanya saja, jika Anda asal berbelanja tanpa membuat catatan daftar belanja, bukan tidak mungkin Anda akan kaget melihat isi rekening yang berkurang drastis. Alih-alih ingin berhemat, memborong produk dengan harga promo tanpa perencanaan yang jelas akan tetap membuat pengeluaran membengkak.

Lantas bagaimana caranya agar Anda bisa berbelanja tanpa khawatir tabungan terkuras? Berikut informasinya.

  1. Membandingkan Harga Produk yang Sama dari Beberapa Situs Belanja Online yang Berbeda

Satu jenis barang pada umumnya dijual di beberapa situs yang berbeda. Hal ini sama juga dengan sistem belanja offline. Namun, dengan berbelanja online Anda tidak harus pergi ke beberapa toko hanya untuk membandingkan harga barang. Dengan belanja online, Anda cukup mengetik kata kunci dari produk yang ingin dibeli. Anda juga dapat memeriksa produk yang Anda inginkan, sekaligus membandingkan harga dari beberapa situs online.

Dengan membandingkan harga satu produk yang sama dari beberapa situs belanja, Anda bisa melihat situs mana yang memberikan harga yang paling murah bahkan memberikan diskon ataupun gratis ongkos pengiriman. Hal ini sangat menguntungkan, karena Anda bisa mendapatkan barang yang Anda inginkan dengan harga yang relatif murah hanya dengan berselancar di internet.

  1. Membeli Barang dalam Ukuran Besar

Produk-produk yang disediakan di laman situs belanja online juga tersedia dalam berbagai kemasan dan ukuran. Jika Anda ingin berhemat namun tetap puas, sebaiknya Anda membeli produk-produk dengan kemasan yang berukuran besar.

Terutama untuk produk-produk yang memiliki waktu kadaluarsa yang relatif lama seperti detergen, shampo, maupun tissue. Semakin besar kemasan, biasanya akan semakin murah dibandingkan jika Anda membeli secara satuan dalam jumlah sama.

  1. Memanfaatkan Promo dan Kupon Belanja

Salah satu keuntungan belanja online adalah terdapat banyak promo dan penggunaan kupon belanja. Promo-promo yang ditawarkan oleh situs belanja online juga beragam. Mulai dari harian, mingguan, bulanan, kuartal, promo hari raya maupun hari besar lainnya seperti promo 17 Agustus. Akan sangat baik jika Anda menjadi langganan di salah satu situs belanja online dan menjadi member di situs tersebut, dikarenakan member akan selalu mendapatkan kupon belanja.

Promo yang ditawarkan situs-situs belanja online juga relatif besar bahkan sampai 70%. Anda bisa menghemat dalam jumlah lumayan besar namun tetap puas. Apalagi jika Anda sudah menjadi member, mendapatkan kartu atau nomor member, hingga Andapun bisa mendapatkan tambahan diskon sebagai member disamping promo yang sedang berlaku.

Itulah beberapa tips bagi Anda untuk bisa belanja online dengan hemat namun tetap mendapatkan produk yang diincar.Pastikan Anda selalu memanfaatkan promo yang ada, terutama promo 17 Agustus yang biasanya berlangsung hingga akhir Agustus.

4 Tips Memilih Mesin Kopi untuk di Rumah

4 Tips Memilih Mesin Kopi untuk di Rumah

  • June 15, 2020

Minum kopi di rumah menjadi salah satu cara agar Anda bisa menghemat pengeluaran bulanan Anda. Apabila Anda menginginkan rasa kopi layaknya di cafe favorit, Anda bisa berinvestasi berupa mesin kopi. Berikut ini ada beberapa tips sebelum Anda memilih dan memutuskan beli mesin untuk digunakan di rumah.

1. Waktu

Hal pertama yang bisa Anda lakukan sebelum membeli mesin untuk di rumah adalah waktu. Tentu saja hal ini berpengaruh pada aktivitas harian Anda. Terlebih bagi Anda yang tidak memiliki waktu banyak untuk meracik kopi sendiri. Oleh karena itu, sebelum Anda memutuskan membeli mesin yang seperti apa, tanyakan terlebih dahulu kepada diri sendiri.

Apakah Anda termasuk orang yang ingin cepat atau tidak. Apakah Anda bisa meluangkan waktu untuk meracik kopi atau tidak. Apakah Anda termasuk orang yang mengedepankan kesempurnaan terhadap segala sesuatunya terhadap kerincian kopi atau tidak. Ataukah minum kopi hanya sekadar untuk merasakan kopi biasa saja. Tentu semua ini akan berbeda terhadap pemilihan mesin yang Anda pilih nantinya.

2. Tipe

Jika Anda sudah menimbang apakah Anda memiliki waktu yang lebih terhadap racikan kopi atau tidak, maka selanjutnya Anda bisa memilih tipe mesin. Berikut ini ada beberapa pilihan tipe yang bisa Anda sesuaikan dengan keadaan Anda.

● Pod

Apabila Anda tipe orang yang tidak memiliki cukup waktu yang banyak untuk meracik, Anda bisa memilih mesin dengan tipe pod. Tipe jenis ini lebih unggul daripada tipe lainnya dari segi kemudahan dalam pengekstrakan kopi. Mesin ini pun terbilang cukup mudah untuk dibersihkan. Harganya pun terbilang cukup mahal dibandingkan dengan mesin kopi rumahan lainnya.

Hal yang menarik dari mesin ini adalah cara pakainya yang terbilang sangat praktis. Anda tinggal memasukkan pod atau kapsul kopi ke dalam mesin. Hal ini dikarenakan kopi sudah ditakar dalam jumlah tertentu dan dikemas dalam kantong kecil sehingga Anda tak perlu khawatir bubuk kopi akan berhamburan. Kapsul kopi ini pun juga memiliki rasa yang bervariasi sehingga Anda tinggal memilih kapsul sesuai dengan selera.

● Drip

Tipe berikutnya disebut drip. Apabila Anda menginginkan ekstrak kopi, Anda tinggal meletakkan bubuk kopi di saringan yang tersedia, lalu tuangkan air panas di atasnya.  Selanjutnya Anda bisa menunggu dan seduhan kopi akan menetes perlahan pada gelas saji hingga tinggal ampasnya saja.

Penggunakan tipe ini lebih cocok digunakan untuk Anda yang memiliki banyak waktu. Terutama bagi pencinta kopi yang ingin menghasilkan rasa yang sempurna dalam pengekstrakan kopi.

● Syphon (Vacuum Pot)

Tidak jauh beda dengan tipe sebelumnya. Alat seduh ini terdiri dari dua tabung yang berbeda fungsi dan cara kerjanya. Cara kerjanya adalah bubuk kopi dimasukkan dalam tabung yang berada di atas (hopper atau corong). Namun sebelumnya tunggu air mendidih pada tabung bagian bawah (bulb atau bohlam).

Saat mendidih, secara otomatis air akan naik ke hopper dengan sendirinya. Apabila Anda menginginkan ekstrak kopi, Anda bisa menunggu beberapa menit dan matikan pemanas. Hasil ekstrak kopi pun akan turun kembali ke bulb namun ampasnya akan tersaring dan tertinggal pada hopper.

3. Tangki

Saat hendak memilih mesin kopi untuk digunakan di rumah, pastikan kapasitas tangki sesuai dengan kebutuhan. Anda bisa berpatokan pada ukuran standar sebesar 140ml. Kemudian, Anda bisa memperkirakan berapa jumlah konsumsi tiap orang dalam sehari. Selain itu juga, Anda juga bisa memperkirakan berapa cangkir kopi yang bisa dibuat dalam satu waktu yang bersamaan. Sesuaikan saja pada jumlah anggota keluarga atau tamu yang datang.

4. Fitur Tambahan

Pastikan juga Anda memeriksa fitur tambahan. Misal, adanya steamer, timer otomatis, power off otomatis dan lainnya. Pada umumnya, semakin banyak fiturnya harga atau biaya yang harus Anda keluarkan pun juga semakin banyak. Namun, hal ini bisa memberikan kemudahan bagi Anda terutama yang tidak memiliki banyak waktu.

Demikian beberapa tips memilih mesin kopi yang cocok dipakai di rumah. Pastikan juga Anda memilih mesin yang mudah dioperasikan dan mudah dibersihkan. Pasalnya, mesin ini akan menjadi investasi Anda dalam waktu yang lama. Oleh karena itu, cari tahu dan carilah mesin yang mudah bagi Anda